Dia Hanya Ingin Menjadi “The Only One” di “Hatimu”

0
134

Masalahnya, kamu tak menyadari betapa dirimu begitu berarti baginya. Meski dia sangat ingin menyapamu, dia menunggumu melakukan sedikit saja usaha untuk menunjukkan bahwa kamu sungguh peduli tentang dirinya, dan dia sungguh berarti dalam hidupmu.

Dia ingin menjadi seseorang yang mampu membuatmu tersenyum. Dia ingin menjadi salah satu yang akan kamu berbagi cerita ketika tak seorangpun ingin mendengarkan. Dia ingin menjadi seseorang yang mampu menyemangatimu untuk terus bertahan ketika kamu merasa tak ada lagi alasan untuk terus berjuang. Dia ingin menunjukkan bahwa apa yang dia rasakan adalah sesuatu yang “Nyata”. Dia bersedia melakukan apa saja hanya untuk kamu tahu bahwa dia peduli padamu dan ingin menjadi milikmu.

Tapi dari semua inginnya itu, dia ingin tahu apakah kamu bersedia melakukan hal yang sama untuknya, bahwa dia adalah seseorang yang penting bagimu, bahwa tak peduli betapa buruk hal yang menghampiri, kamu tak akan pernah pergi darinya, kamu akan selalu mencoba untuk menunjukkan bahwa dia pantas kamu perjuangkan.

Dia yang akhirnya mempercayaimu dengan membuka hatinya untukmu, bahkan dengan menyadari dia telah memberimu kekuatan yang mampu membuatnya terluka kapanpun kamu mau, namun dia tak peduli akan hal itu karena dia percaya kamu takkan melakukan hal itu, karena dia percaya hanya kamu yang pantas mendapatkan hatinya.

So, jangan pernah manfaatkan itu, dia hanya ingin menjadi “The Only One” di “Hatimu”.

LEAVE A REPLY